Puskesmas sebagai Pelayanan Kesehatan Dasar Masyarakat KSB

dr. H. Syaifuddin saat menjelelaskan kondisi puskesmas di KSB kepada wartawan. [Foto: Fauzan/SN]

Mataram, Semarak.news – Puskesmas merupakan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang berbasis wilayah dan mempunyai tanggung jawab atas wilayahnya masing masing di delapan kecamatan yang ada di KSB.

“Pelaksanaannya haruslah sesuai dengan Peraturan Mentri Kesehatan (Permenkes) Nomor 75 Tahun 2014,” ujar Kepala Dinas Kesehatan KSB, Syaifuddin kepada wartawan semarak di kantornya, Senin lalu (10/10/2016).

Menurutnya, berdasarkan ketetapan Standar Pelayanan Minimal (SPM) Puskesmas, ketersediaan tenaga ahli kesehatan (Dokter) dalam Puskesmas itu terdiri dari sepuluh jenis, yaitu dokter umum, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga gizi, tenaga kesehatan lingkungan, petugas laboratorium, apoteker, asisten apoteker, dan sarjana kesehatan masyarakat.

“Berdasarkan Analisis Beban Kerja (ABK) bahwa setiap Puskesmas harus mempunyai dua dokter umum, namun ada beberapa Puskesmas di KSB yang masih mempunyai satu dokter umum yaitu, Puskesmas Poto Tano, Puskesmas Jereweh, dan Puskesmas Sengkongkang,” ucapnya.

Pria berkacamata ini pun menjelaskan bahwa kurangnya tenaga kesehatan di puskesmas dikarenakan adanya moratorium penerimaan dari PNS selama dua tahun terakhir ini. Oleh sebab itu, pihak Dinas Kesehatan KSB melakukan terobosan dengan tetap melakukan penerimaan dari Pegawai Tidak Tetap (PTT) Daerah untuk penambahan tenaga kesehatan (dokter) di Puskesmas agar pelayanan kesehatan untuk masyarakat KSB tetap prima.

Untuk diketahui, setiap satu Puskesmas yang ada di setiap kecamatan di KSB menangung sebanyak 30.000 jiwa. Namun dikarenakan adanya pertumbuhan penduduk di Kecamatan Taliwang yang bertambah menjadi 40.000 jiwa, maka Dinas Kesehatan akan membangun satu Puskesmas lagi di Kecamatan Taliwang yang akan direncenakan pada awal tahun 2017. [MN/FA]

TINGGALKAN BALASAN