Menjual Buku Bergambar Palu Arit, 4 WNA Ditangkap

Buku Manifesto Komunis karya Karl Marx dan Friedrich Engels. [Gambar: demamalaysia.com]

Jakarta, Semarak.news – Sebanyak 4 WNA berkebangsaan Malaysia ditangkap oleh Kepolisian Polda Metro Jaya saat berlangsungnya acara Internasional Book Fair (IBF) di Jakarta Convention Center (JCC) pada Sabtu (1/10) kemarin. Pelaku ditangkap karena menjual buku berjudul Manifesto Komunis Karya Karl Marx dan Friederich Engles yang bersampul palu arit.

Menurut keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setyono, pelaku yang tertangkap bernama Khairul Nizam (45), Mohammad Rozla (46), Sakri (51), dan  Zul Fikri Amir (31).

“Berdasarkan pemeriksaan sementara, keempat warga Malaysia tersebut tidak mengetahui adanya larangan penyebaran gambar palu arit di Indonesia, “ujarnya.

Setelah menjalani pemeriksaan di Direktorat Intelijen dan Keamanan Polda Metro Jaya, keempat warga Malaysia tersebut rencananya akan diserahkan ke pihak Imigrasi.

Diketahui, Zuk Fikri merupakan seorang yang dikenal di dunia sastra dan sebagai penulis buku “Sekolh Bukan Penjara, Universiti Bukan Kilang” Selain itu, Sakri merupakan orang yang menyewa lapak pada acara di JCC tersebut serta Rozla dan Khairul sebagai penjaga both pada acara tersebut.

Rencananya, Polda Metro Jaya akan memeriksa penanggung jawab acara IBF pada Senin ini. Pihak kepolisian akan memastikan ada tidaknya kesengajaan dijualnya buku berlambang palu arit tersebut. (CRZ)

TINGGALKAN BALASAN