Aksi Wartawan Tuntut Keadilan UU Pers

Aksi Teatrikal Peduli Soni

Surabaya, Semarak.News – Bermula dari kasus kekerasan yang dilakukan oleh oknum TNI kepada Soni Misdianto (Jurnalis Net TV) di Madiun, puluhan jurnalis yang terdiri dari AJI (Aliansi Jurnalis Independen), PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), dan IJTI (Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia) hari ini serempak melakukan aksi unjuk rasa di Jawa Timur yang salah satunya di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.(3/10)

Aksi yang dilakukan puluhan jurnalis ini merupakan aksi kepedulian antar sesama profesi jurnalis sekaligus tuntutan keadilan kepada oknum TNI yang telah melakukan penganiayaan, penindasan serta penghajaran kepada seorang jurnalis. “Selain aksi kekerasan yang dilakukan, kamera dan memori juga dirampas oleh para tentara, padahal di dalam memori tersebut terdapat berita-berita yang seharusnya diketahui masyarakat”. Ujar Harry Tambayong selaku Ketua IJTI

“Perlakuan intimidasi ini merupakan arogansi aparat yang tidak dapat ditoleransi lagi, jurnalis merupakan tugas mulia yang dilindungi Undang Undang Pers. Pimpinan TNI harus bertindak tegas kepada anggota-anggota yang terlibat pada pemukulan tersebut”. Sambung Prasto selaku Ketua AJI

Selain seruan orasi tuntutan yang dilontarkan, para jurnalis juga melakukan aksi teatrikal berupa tabur bunga pada kumpulan kartu dan atribut pers (topi, kamera, dan handycam) oleh setiap anggota beserta sepatu PDL TNI yang diletakan di jalan.

“Selama proses hukum berlangsung, para jurnalis dihimbau agar tidak melakukan perlawanan pada hasil keputusan, karena hal tersebut bukanlah tugas kita melainkan kita harus tetap bekerja secara profesional. Karena TNI bukan musuh jurnalis dan TNI membela rakyat jika dilawan jurnalis bisa kalah” tambah Harry

Aksi yang dilakukan hari ini berlangsung secara tertib dan tidak mengganggu jalannya lalu lintas Surabaya yang padat merayap. (RAP)

TINGGALKAN BALASAN