Demi Pulihkan Ekosistem, Wisata Danau Kaco Ditutup Dua Bulan

Pesona Danau Kaco di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), Jambi. [gosumatra.com]

Kerinci, Semarak.news – Objek wisata alam Danau Kaco yang berlokasi di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci akan ditutup sementara hingga 30 November 2016 karena akan dilakukan reboisasi dan pemulihan ekosistem.

Penutupan yang dimulai 1 Oktober kemarin merupakan hasil keputusan bersama antara Lembaga Desa Wisata Lekuk 50 Tumbi Lempur dengan Lembaga Adat 50 Tumbi Lempur, Lurah dan Kepala Desa Se-Lempur dengan mempertimbangkan peraturan adat setempat.

Selain karena pemulihan, penutupan tersebut juga bertujuan untuk menyesuaikan peraturan bagi wisatawan.

Namun demikian, Ketua Pengurus Lembaga Desa Wisata Lekuk 50 Tumbi Lempur, Daswarsya mengatakan para wisatawan yang datang ke Lempur tetap bisa menikmati wisata alam lain yang tak kalah bagus dibanding Danau Kaco.

Pihaknya sementara ini akan mengalihkan pengunjung ke wisata Empat Danau Lempur yang memikat daya tarik wisatawan diantaranya Danau Lingkat, Danau Kecik, Danau Duo dan Danau Nyalo yang masih berlokasi di Lempur.

“Kan ada masa pemulihan kawasan Danau Kaco. Karena pengunjung sudah ribuan, sehingga lokasi Danau Kaco perlu dilakukan pembenahan sementara. Namun tidak mengecewakan pengunjung yang datang, tetap kita alihkan ke Danau Lingkat, Danau Duo dan tiga danau lainnya,” ungkapnya kepada tribunjambi.com.

Daswarsya menambahkan bahwa penutupan sementara wisata Danau Kaco ini sudah disampaikan ke beberapa pihak diantaranya Camat, Danramil, termasuk juga pengelola Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) wilayah Kerinci yang merupakan lokasi Danau Kaco.

Ia menghimbau kepada wisatawan agar mematuhi aturan ini. Jika tidak maka akan dikenakan sanksi oleh Desa Wisata dan Lembaga Adat Lekuk 50 Tumbi Lempur.

Danau Kaco merupakan salah satu danau yang berada di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) yang merupakan situs warisan UNESCO. Bernama Danau Kaco karena kata ‘kaco‘ dalam bahasa setempat berarti kaca, dimana air danaunya sangat jernih hingga menyerupai kaca. Bahkan pada malam hari, Danau Kaco dapat memancarkan cahaya terang.

Danau seluas sekitar 90 meter persegi ini biasa dijadikan sebagai tujuan wisata berikutnya setelah Gunung Kerinci.

TINGGALKAN BALASAN