Sofia, Semarak.news. Pemerintah Bulgaria Jumat ini (30/9) menyetujui larangan untuk memakai cadar atau burqa. Tepatnya Pazardzhik adalah provinsi pionir di tengah Bulgaria yang semenjak April memprakarsai larangan ini. Larangan ini berlaku pada tempat-tempat umum yaitu sekolah, area adinistrasi pemerintahan, dan fasilitas umum. Sedangkan untuk rumah dan tempat ibadah tidak ada larangan khusus terkait hal ini.

Pazardzhik adalah kota pertama di Bulgaria yang semenjak April telah menerapkan larangan memakai burqa di publik [Foto: Google Maps]
Pazardzhik adalah kota pertama di Bulgaria yang semenjak April telah menerapkan larangan memakai burqa di publik [Foto: Google Maps]

Adapun bagi siapapun yang kedapatan memakai cadar di muka umum dikenakan denda paling tinggi sebesar 1.500 levs (sekitar Rp 11.000.000,00). Selain denda, mereka juga akan ditahan dan harus melakukan pekerjaan sosial.

Peluncuran peaturan baru ini ditengarai atas dorongan koalisi Patriotic Front. Koalisi tersebut merupakan koalisi gabungan dari dua partai di Bulgaria, Bulgarian National Movement (Bulgarsko Natsionalno Dvizhenie) dan National Front or the Salvation of Bulgaria (Natzionalen Front za Spasenie na Bulgaria). Sebelumnya, peraturan serupa telah diterapkan di Perancis, Belanda, dan Belgia.

Tingkat Islamophobia terhadap Muslim di Bulgaria akhir-akhir ini. Hal ini mengingat Bulgaria adalah salah satu akses masuknya para pencari suaka dari Turki menuju Eropa. Namun hal ini disesalkan oleh para aktivis HAM yang menganggap bahwa tindakan tersebut terlalu berlebihan dan dikhawatirkan bisa memicu perselisihan.

Semenjak Kekhalifan Ustmani, penduduk Islam di Bulgaria tercacat sebanyak 13% dengan didominasi oleh keturunan Turki dan selebihnya adalah imigran asal Timur Tengah dan mualaf.

“Sebetulnya tidak ada alasan khusus pemberlakuan peraturan ini. Kami tidak bermaksud memusuhi agama tertentu, namun mengantisipasi tumbuhnya intoleransi terhadap masing-masing pemeluk agama.” Tutur Krasimir Velchev salah seorang anggota National Assemby of the Republic of Bulgaria.

Pendukung Larangan Bercadar

Pada kasus yang sama, Swiss mulai mengkrucutkan larangan penggunaan cadar secara nasional. Jerman pada Agustus kemarin memutuskan untuk memberlakukan pelarangan parsial terhadap penggunaan burqa di muka umum.

Perancis pun sempat mengumumkan dilarangnya pemakaian burkini atau pakaian renang Muslimah di sekitar Riviera. Kemudian yang terbaru adalah, orang-orang Suku Briton di Inggris dalam sebuah jajak pendapat menyetujui pelarangan penggunaan cadar di khalayak publik.

TINGGALKAN BALASAN