Orasi Aspirasi Terhadap Bea Cukai [foto: Ronny/Semarak.News]

Batam, Semarak.News – Puluhan massa yang mengatasnamakan LSM Badan Pemantau Kebijakan Pendapatan Pembangunan Daerah (BPKPPD) pagi ini mendatangi Kantor Bea Cukai Batam untuk menggelar aksi unjuk rasa terkait kinerja Bea Cukai yang dinilai selama ini kurang maksimal dalam pengawasan barang yang keluar masuk khususnya di Batam. Terlihat beberapa petugas kepolisian dan keamanan dari Bea Cukai mengawal aksi demo ini.

Dalam tuntutannya, massa meminta agar Kepala Kanwil BC Kepri untuk mencopot jabatan Kepala bidang P2 Bea Cukai Kepri terkait banyaknya barang yang masuk secara ilegal dan tidak berdokumen resmi di pelabuhan resmi. “Modus penyelundupan sekarang sudah terang-terangan dengan melibatkan pihak BC, apalagi ini di pelabuhan resmi bukan pelabuhan tikus”, ujarnya dalam orasi tadi pagi.

Para demonstran juga meminta Kakanwil BC Kepri untuk mencopot jabatan Kepala Bidang P2 Bea Cukai Kepri terkait banyaknya barang yang masuk secara ilegal dan tidak berdokumen resmi di pelabuhan resmi. “Kami meminta Kakanwil BC agar mencopot Kepala Bidang P2 Bea Cukai Kepri sekarang, karena sudah banyak barang yang masuk secara ilegal, HP KW yang beredar di Nagoya”, ucapnya.

Selain menyoroti kinerja BC, aksi ini juga menuntut agar ditutupnya pabrik rokok PT Fantastik yang berlokasi di tunas industri dengan merek rokok H-Mail dan Lufman yang beredar tanpa memakai pita cukai. “Kepada yang terhormat pak Nugroho (Kepala BC Batam), kami meminta agar kiranya menutup pabrik rokok PT Fantastik, karena sekarang sudah beredar rokok tanpai cukai yang meruigkan negara dan sekarang Batam sudah tidak ada kuota lagi untuk rokok non cukai”, tambahnya.

Aksi demo ini dimulai pada pukul 10.00 dan berakhir pada 11.00 dengan damai. Massa membubarkan dirinya dengan berjabat tangan kepada pihak keamanan Bea Cukai dan Kepolisian. (RDN)

TINGGALKAN BALASAN