BEM UIN Walisongo Gelar Bedah Buku “Islam dan Islamisme”

Buku "Islam dan Islamisme" (sumber: bukalapak)

Semarang, Semarak.news – Ratusan Mahasiswa mengikuti seminar bedah buku “Islam dan Islamisme” karya Bassam Tibi yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (BEM-FITK) di Auditorium Kampus UIN Walisongo, Ngaliyan (29/9).

Acara Bedah Buku “Islam dan Islamisme” di UIN Walisongo Semarang (29/9)
Acara Bedah Buku “Islam dan Islamisme” di UIN Walisongo Semarang (29/9)

Bedah buku tersebut menghadirkan pembicara antara lain Dr. Haidar Bagir selaku pendiri Gerakan Islam Cinta dan Dr. Tedi Kholliludin, Dosen UIN Walisongo.

“Secara garis besar buku tersebut berisikan tentang islamisme. Benar islamisme merupakan bagian dari islam namun islamisme tersebut menjadikan islam sebagai ideologi yang seharusnya adalah puncaknya kerohanian” ujar Dr. Haidar Bagir

Haidar menuturkan buku tersebut cenderung lebih meliat islam di daerah barat sebagai patokannya dengan membagi dua blok yaitu barat dan anti barat sebagai subjek penulisan.

Tedi Kholliludin menambahkan bahwa penulis buku tersebut cenderung meletakkan atau menjadikan islam di daerah barat sebagai patokan sehinga timbul ketumpangtindihan ketika mebahas permasalah islam di Iran, dimana penulis mengeneralisasikan seluruh islam yang berada di daerah timur.

“Buku dengan judul Islam dan Islamisme merupakan salah satu buku yang bagus untuk dibaca, dan buku-buku yang bagus tersebut diterbitkan oleh perguruan tinggi. Berbeda dengan di Indonesia belum pernah ada perguruan tinggi yang menerbitkan buku” ungkap Tedi. (AP)

 

TINGGALKAN BALASAN