Akibat Cuaca Ekstrim, Penyerapan Beras Bulog Tegal Menurun

beras bulog (sumber: bulog.co.id)

Tegal, Semarak.news – curah hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir di wilayah eks Karisedenan Pekalongan membuat penyerapan beras bulog menurun. Selain sawah ada yang terkena banjir, mayoritas petani juga tidak punya alat pengering. Hanya mengandalkan panas matahari. Jadi proses pengeringan menjadi lebih lama karena sering hujan.

“Beras yang masuk ke gudang Bulog saat ini rata-rata 500 ton per hari. Padahal sebelumnya beras yang masuk bisa mencapai 1.000 ton per hari. Kondisi ini membuat penyerapan ‎belum mencapai target 100.000 ton hingga menjelang akhir September.” ungkap Sumarna Muharip (Kepala Bulog Sub Divisi Regional (Divre) 4 Pekalongan).

“Realisasi penyerapan saat ini sudah 95 persen atau 95.000 ton dari target 100.000 ton. Tapi untuk mitra yang kontrak sudah sampai 96.000 ton. Bulog tetap optimis target yang di patok sampai akhir September bisa tercapai.” tambahnya.

Upaya mengenjot penyerapan agar mencapai target 100.000 ton terus dilakukan. Di antaranya dengan menerjunkan satker untuk memantau dan membeli gabah petani. dengan begitu penyerapan beras dapat ditingkatkan.

Pada musim tanam kedua ini masih banyak yang panen. Setelah target tercapai, Bulog tetap akan melakukan penyerapan sebanyak-banyaknya.

Stok beras di gudang-gudang Bulog mencukupi hingga bulan Mei tahun depan.  Jumlahnya saat ini mencapai 54.983.591 ton. Stok beras aman sampai 7 bulan ke depan.

TINGGALKAN BALASAN