Dari Penipuan, Sampai Pembunuhan, Inilah Tokoh Kontroversial Kanjeng Dimas

Dimas Kanjeng [Foto: srandil.com]

Probolinggo, Semarak.news – 22 Desember 2016 kemarin, Polda Jawa Timur melakukan penggerebekan dan penangkapan di Padepokan Kanjeng Dimas, Probolinggo. Pemilik padepokan, Taat Pribadi ditangkap lantaran diduga menjadi dalang pembunuhan berencana terhadap mantan santrinya yang bernama Abdul Gani dan Ismail Hidayah.

Pihak kepolisian menduga pembunuhan dilakukan karena korban mengetahui dan akan mengungkap praktik penggandaan uang dari Taat. Polres Probolinggo menetapkan enam tersangka kasus pembunuhan dan saat ini masih memburu tiga buronan yang tersisa. Kesembilan tersangka disinyalir merupakan algojo pembunuhan tersebut.

Ketika dilakukan penangkapan di sebuah gedung utama yang megah, terdapat ruang penyimpanan uang di lantai satu dan dua. Kapolres Probolinggo, Ajun Komisaris Besar Arman Asmara Syarifuddin masih meminta bantuan pihak terkait untuk memeriksa keaslian uang.

Menurut sejumlah korban penipuan Taat Pribadi, terdapat beberapa modus yang dilakukan untuk mengelabuhi korban agar percaya. Salah satunya dengan diberi peti ajaib berukuran kecil. Kotak yang terbuat dari kayu dan memiliki ukiran tersebut menurutnya bisa menggandakan uang. Kotak tersebut kemudian digembok dan tidak boleh siapapun membukanya sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Polisi memperkirakan ada miliaran uang yang dimiliki Taat. Hal itu didasarkan pada pengiktnya yang berjumlah ratusan orang. Polisi juga menghimbau agar pengikut Taat tidak merasa malu untuk melaporkan penipuan. (SAM)

TINGGALKAN BALASAN