Mualem Bergurau dan Beberapa Calon Diminta Mengulang, Inilah Jalannya Uji Baca Al-Qur’an

TA. Khalid Membaca Al-Qur'an di depan Dewan Juri. [PUT/semarak.news]

Banda Aceh, Semarak.news. Rangkaian pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh periode 2017-2022 telah sampai pada tahap Uji Baca Al-Qur’an. Tepatnya hari Rabu (28/9/2016) di Masjid Raya Baiturrahman, masyarakat Serambi Mekah memadati salah satu sudut Masjid yang digunakan untuk menguji para calon.

Ujian ini merupakan implementasi dari Qanun Pilkada Aceh yang mengharuskan setiap kepala daerah, mulai dari Kepala Desa sampai Gubernur, lulus Uji Baca Al-quran. Inilah salah satu kekhususan Provinsi Aceh dibandingkan dengan wilayah lainnya di Indonesia.

Dalam Ujian hari ini (28/9), para pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh lengkap dan kompak menggunakan busana muslim bernuansa putih. Sebelum memulai ujian, panitian mengundi nomor urut dan membacakan peraturan untuk lulus dalam ujian. Total nilai ujian ini 100, terbagi atas nilai tajwid 50, fasahah 30 dan adab 20. Nilai minimal lulus ujian ini adalah 50 yang akan dinilai oleh dua ulama dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Aceh.

Giliran pertama adalah pasangan Zaini Abdullah dan Nasaruddin. Zaini Abdullah terlihat menggunakan kursi, berbeda dari pasangan calon lainnya yang duduk bersilia di mimbar sebelah kiri Masjid. Urutan kedua jatuh kepada pasang Tarmizi Karim dan Machsalmina Ali. Pasangan yang didukung oleh Partai NasDem, Partai Golkar, dan PPP tersebut dengan mantap menyelesaikan uji baca Al-Qur’an.

Giliran ketiga jatuh kepada pasangan Abdulah Puteh dan Sayed Mustafa Usab. Abdulah Puteh harus membacakan Surah Al-Afah ayat 29-31, A-Haj ayat 46-47 dan Al-Humaza. Sedangkan wakilnya, Sayed Mustafa Usab dengan mantap membaca Surah Al-Baqarah ayat 153-155, Al-Kahfi ayat 107-110 dan Al-Adyiat.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur menunggu gilirian Uji Baca Al-Qur'an. [PUT/semarak.news]
Calon Gubernur dan Wakil Gubernur menunggu gilirian Uji Baca Al-Qur’an. [PUT/semarak.news]
Muzakir Manaf yang mendapat giliran ke empat membacakan Surah An-Nur ayat 27 sampai 29 dan Al-Humaza. Sementara TA. Khalid harus membacakan surah Al-Khafi ayat 45 sampai 47 dan Surah Al-Isra. Ada yang berbeda setelah Mualem (sapaan akrab Muzakir Manaf) membacakan Surah yang menjadi ujiannya. Muncul pertanyaan “Kiban Dewan Juri Na Pah?” (Bagaimana dewan juri, sudah sesuai?) dari Mualem dan dilanjutkan dengan gurauan “hana paya ulang le kan?” (Tidak perlu ulang lagi kan?). Sontak gurauan tersebut membuat suasana hikmat menjadi sedikit meriah karena senyum dan tawa dari pengunjung.

Urutan ke lima jatuh kepada Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah. Pasangan jalur Parpol ini menyelesaikan ujian dengan mantap meskipun saat Irwandi Yusuf membacakan Surah Al-Anfal ayat 45-47, Dewan Juri meminta pengulangan karena dirasa masih terdapat kekurangan.

Pasangan yang terakhir adalah Zakaria Saman dan T. Alaidinsyah. Apa Karya (panggilan akrab Zakarian Saman) menyelesaikan Surah Al Nafiun ayat 9 sampai 11 dan Ad-Dhuha dengan senyum lebar, tanda yakin akan kemampuannya. Ujian usai sekitar pukul 12.00 WIB dengan lantunan doa dari Tgk. Abdul Manaf Daud. (PUT)

TINGGALKAN BALASAN