Blackspace Indonesia Tanam Investasi Di Tanah Tambun Bungai

Jokowi Bernegosiasi [Sumber: bisnis.liputan6.com]

Palangka Raya, Semarak.News – Kalimantan Tengah dengan segala kekayaan alam yang terkandung didalamnya membuat Kalteng menjadi salah satu Provinsi di Indonesia yang dijadikan investor asing sebagai sasaran untuk mengembangkan perusahaannya di Indonesia. Tak terkecuali perusahaan tambang Batubara asal Rusia, Blackspace.

Blackspace dikenal oleh masyarakat internasional sebagai perusahaan Rusia yang bergerak di bidang pembangunan rel kereta api dan tambang batubara. Kalteng menjadi pilihan Blackspace karena Kalteng dikenal sebagai provinsi yang memiliki kandungan batubara terbesar di Indonesia.

“kami saat ini sudah mulai melakukan tahap awal pembukaan lahan untuk pengembangan proyek tambang batubara di Kab. Gunung Mas,” ujar Yosef selaku Presdir Blackspace Indonesia bidang pembangunan di Kalteng.

“rencananya kedepannya kami akan membangun rel kereta api serta tambang batubara dari Kab. Gunung Mas sampai Tewah,” ujar Yosef.

Rel kereta api yang dicanangkan Blackspace Indonesia untuk dibangun di Kalteng mulai dari Kab. Murung Raya sampai Tewah. Rencananya rel kereta api tersebut digunakan untuk mengangkut produksi batubara dari Kab. Gunung Mas untuk dibawa ke Pulau Jawa.

“perijinan sudah lengkap dan disetujui oleh Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran,” lanjutnya.

“Kalteng BERKAH saat ini akan mendatangkan perusahaan batubara terbesar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Kalteng,” ujar H. Sugianto Sabran, Gubernur Kalteng saat ditemui dikantornya di Pemprov Kalteng (19/9).

Diharapkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Kalteng meningkat dengan adanya perusahaan-perusahaan luar dan investor asing yang datang ke Kalteng untuk melakukan usahanya di Kalteng baik dari bidang pembangunan, pertambangan, perkebunan dan pertanian. Disisi lain, maraknya kasus perijinan ilegal dan perusahaan ilegal juga harus dikurangi agar tujuan dari Gubernur Kalteng untuk membangun Kalteng sebagai provinsi maju dan percontohan di Indonesia dapat tercapai secara maksimal dan diharapkan juga perusahaan Blackspace Indonesia dapat memberikan keuntungan maksimal bagi Kalteng dan Indonesia tanpa adanya niat merugikan Indonesia di kemudian hari. (FA)

TINGGALKAN BALASAN