Deklarasi Perdamaian Antar Umat

Pelepasan burung merpati sebagai simbol perdamaian. [Foto: Dayanara/SN]

Mataram, Semarak.news – Lembaga Kajian dan Pengambangan Sumber Daya Manusia (Lakpesdam) PC NU Kota Mataram dan Dewan Mahasiswa (DEMA) IAIN Mataram menyelenggarakan Pagelaran Seni Lintas Iman dan Deklarasi Mataram Inklusif dalam rangka menyambut hari perdamaian dunia yang jatuh pada 21 Semptember.

Acara ini diisi dengan penampilan tari yang diiringi orkes musik dari berbagai elemen dan ditutup dengan pelepasan burung merpati oleh Rektor IAIN serta beberapa perwakilan dinas/instansi pemerintahan kota Mataram.

Fairuz Zabadi sebagai Ketua Tanfidziyah PC NU Mataram dalam sambutannya mengatakan bahwa Mataram diharapkan menjadi contoh bagi Nusa Tenggara Barat dan Indonesia.

“Metode dalam menyampaikan kebenaran yang berbeda-beda perlu dihormati, dan orkes toleransi ini merupakan metode yang baik,” ujar Fairus.

Sementara itu, Rektor IAIN Mataram, Dr. H. Mutawwali menegaskan bahwa jihad adalah perang melawan hawa nafsu, sehingga aksi pengeboman yang selama ini terjadi merupakan kesalahan fatal dan tidak dibenarkan oleh agama apapun.

“Oleh karena itu, perlu dibangun sebuah prinsip kehidupan yang dilandaskan rasa saling mengasihi, mengayomi, menerima, dan memahami, serta menghargai perbedaan dengan menjadikannya sebagai suatu rahmat dari Tuhan,” tambah rektor. [MN]

TINGGALKAN BALASAN