Ketua MPR: Pelaku Prostitusi Anak Untuk Gay, Hukum Rajam Kalo Perlu!

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Zulkifli Hasan. [Foto: acehtimes]

Jakarta, Semarak.News – Terbongkarnya kasus prostitusi anak untuk gay di daerah Puncak Bogor, Jawa Barat, dengan tertangkapnya seorang mucikari berinisial RA, berhasil membuat geram Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat.

Hasil penelusuran lebih lanjut, ada 99 anak yang diperjualbelikan kepada para pelaku gay dengan bayaran Rp 100-150 ribu. Mendengar kasus tersebut, Zulkifli Hasan mendorong polisi untuk mengusut tuntas kasus yang telah mengorbankan 99 anak-anak di bawah umur melayani kaum gay.

Zulkifli juga meminta germo dan pelaku yang menjual anak-anak di bawah umur itu agar dihukum seberat-beratnya. Bila perlu dengan hukuman rajam atau yang lebih berat dari pada itu.

“Rajam kalau perlu, ada anak-anak dijual untuk iblis. Lebih keras lagi kalau perlu,” kata Zulkifli Hasan di Gedung Nusantara V Komplek Parlemen, Jakarta, Kamis (1/9/2016).

Rajam merupakan salah satu hukum dalam Islam yang diberlakukan bagi pezina atau pelaku aktivitas seksual tidak sah dengan cara dilempari batu hingga meninggal.

Mantan Menteri Kehutanan itu tak habis pikir dengan temuan kasus yang terjadi di Bogor tersebut. Dia meminta Mabes Polri untuk menuntaskan dan menghukum semua pelaku yang terlibat dalam perdagangan anak itu dengan seberat-beratnya.

“Itu biadab! Langgar kemanusiaan. Karena itu harus minta diusut tuntas dan dihukum seberat-beratnya. Keterlaluan, kok ada manusia gitu dagangkan anak untuk layani orang menyimpang. Itu pelanggaran berat, harus ditindak keras,” lanjut Zulkifli yang merupakan Mantan Menteri Kehutanan Kabinet Indonesia Bersatu II. (Rt)

TINGGALKAN BALASAN