Perkara Tak Kunjung Selesai, Buruh Demo di Depan Kantor MA

Spanduk yang dibentangkan oleh FPBI di depan kantor MA [Sumber: Semarak.news/RS]

Jakarta, Semarak.news – Sebanyak 17 buruh yang tergabung dalam Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Cab. Cikarang berdemo di depan Kantor Mahkamah Agung RI, Jl. Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat menuntut penyelesaian perkara 58 PK/Pdt.sus-PHI/2016. Buruh yang berdemo tersebut merupakan buruh dari PT. SPS (SriRejeki Perdana Steel).

Korlap FPBI Cab. CIkarang, Dani Iskandar mengatakan, sejak tahun 2013 kami para buruh dari PT. SPS telah di PHK tanpa alasan yang jelas. Karyawan yang di PHK oleh PT. SPS sebanyak 258 orang. Alasan perusahaan tersebut pada saat itu karena kami dituduh tidak masuk selama seminggu, namun kenyataannya perusahaan tersebut dijaga oleh kepolisian sehingga kami tidak bisa absen masuk.

Setelah para buruh tersebut di PHK, mereka diganti oleh para buruh outsourcing yang dianggap oleh perusahaan lebih mudah diatur.

Sebelum mereka melakukan aksi demo di depan kantor MA, sebelumnya mereka telah membawa perkara tersebut ke PHI (Pengadilan Hubungan Industrial) Bandung dan Dinas Ketenagakerjaan yang hasilnya dimenangkan oleh pihak buruh untuk diperkerjakan kembali. Tapi kenyataannya hasil tersebut dilanggar oleh perusahaan itu sendiri.

“Selama dalam pengadilan yang dilakukan oleh 4 hakim yaitu 1 orang ketua hakim dan 3 orang anggota hakim, 2 diantaranya bermasalah. Kami mengindikasi bahwa 2 orang hakim tersebut bermain dengan pihak perusahaan karena setiap melakukan kasasi, hakim tersebut selalu merugikan para buruh” ujar Dani.

Selama enam bulan ini belum ada perkembangan lebih lanjut dari pihak MA. Para buruh mengharapkan adanya penyelesaian perkara tersebut dan mereka bisa diperkerjakan kembali dalam perusahaan tersebut. Sehingga nasib para buruh kedepannya dapat lebih baik dan mendapat pekerjaan yang lebih pasti karena selama ini mereka bekerja serabutan. (RS)

TINGGALKAN BALASAN