FBI Periksa Hillary Clinton Selama 3,5 Jam

Hillary Clinton menyampaikan pidato di Debat Demokrasi yang diselenggarakan CNN di Hotel Wynn, Las Vegas. [Sumber : fox6now.com]

Washington, Semarak.news – Hillary Clinton, kandidat calon presiden Amerika Serikat dari Partai Demokrat secara sukarela diperiksa selama 3,5 jam oleh Biro Penyelidik Federal (FBI).

Pemeriksaan ini bertujuan untuk menyelidiki penggunaan email pribadi oleh Clinton dalam urusan resmi kenegaraan. Juru bicara Clinton, Nick Merrill, mengatakan Hillary sangat senang dapat membantu Departemen Kehakiman untuk menyelesaikan permasalahan ini.

Hillary mengatakan bahwa ia menjalani pemeriksaan di kantor pusat FBI di Washington, Sabtu (2/7/).

Namun, jurubicara FBI enggan berkomentar terkait pemeriksaan yang dijalani Hillary itu.

Sebelumnya Kongres AS mempermasalahkan mantan Menteri Luar Negeri AS ini karena Hillary menggunakan akun pribadi dalam urusan resmi kenegaraan.

Menanggapi hal tersebut, Hillary mengaku bahwa ia memakai email pribadi karena merasa lebih nyaman. Ia juga mengaku bahwa hal tersebut merupakan sebuah kesalahan.

Namun, Hillary menyatakan, email pribadi yang ia gunakan untuk kepentingan resmi tersebut tidak pernah dipakai untuk membahas hal – hal yang bersifat rahasia. Dia juga menuturkan bahwa ia menyerahkan komunikasi yang berhubungan dengan pekerjaan sebagai Menlu ke pihak Kementerian Luar Negeri. Ia bahkan bersedia untuk mempublikasikan email tersebut jika diperlukan.

Kesalahan Hillary tersebut, sering sekali menjadi ‘sasaran tembak’ dari kubu Partai Republik dengan presumtive nominee Donald Trump.

Hillary mengaku tak mengetahui sedikitpun informasi terkait kelanjutan perkara ini. Dia juga enggan berkomentar apakah terdapat kemungkinan FBI akan melanjutkan perkara tersebut atau menghentikannya. (TM)

TINGGALKAN BALASAN