10 Pemain Basket Terbaik Amerika Serikat di Ajang Olimpiade

Dream Team of US Men's National Basketball Team 1992

Jakarta, Semarak.news –Amerika Serikat telah resmi mengumumkan 12 orang yang akan bertading untuk memenangkan medali emas ketiga berturut-turut di Olimpiade Rio 2016 pada bulan Agustus. “Class of 2016″ akan mengikuti jejak legendaris sejumlah pemain ikonik seperti yang paling melegenda yakni ‘Dream Team’ tahun 1992. Tapi siapa sajakah pemain yang begitu bersinar dan melegenda dalam ajang Olimpiade ? semaraknews.com telah menyusun daftar 10 pemain basket terbaik yang telah mewakili Amerika Serikat di Olimpiade. Selamat Menikmati…

Kevin Durant (London 2012)

Olympics+Day+16+Basketball+aE5tlgJ66T0l

Durant melesat ke kancah internasional pada tahun 2010 pada ajang FIBA World Cup di Turki dimana Ia dinobatkan sebagai MVP dalam ajang tersebut. Durant atau yang biasa disingkat KD berhasil membawa Amerika untuk mempertahakan gelar juara bertahan di Olimpiade London pada tahun 2012. KD menjadi top-skor dalam ajang tersebut dengan 19,5 PPG. KD kembali terpilih dalam Tim Nasional basket Amerika Serikat dalam event ini setelah bermain cukup impresif di NBA pada musim ini.

Chris Paul (London 2012)

paul-2012-olympics2-4_3

Paul membantu memimpin Amerika Serikat kembali ke atas podium setelah sebelumnya meraih medali emas di Beijing 2008 dan London 2012. Di London, Paul berhasil mecatatkan hasil yang cukup memuaskan dengan rata-rata 8,3 PPG dan 5,3 APG. CP3 meraih medali emas tersebut dengan kerja sama tim yang apik dengan bintang NBA lainnya seperti, Kobe Bryant, LeBron James, Kevin Durant dan Carmelo Anthony.

Kobe Bryant (Beijing 2008)

img25394738

Bryant yang telah memutuskan untuk pensiun sebagai pemain basket professional di tahun ini merupakan salah satu pemain penting saat Olimpiade 2008 di Beijing. Kobe bersama dengan LeBron James dan Dwyane Wade berhasil membawa pulang medali emas dengan rata-rata 15PPG dan mencatatkan 20 pin untuk menundukan Spanyol di partai final .

LeBron James (Beijing 2008)

LeBron+James+Olympics+Day+2+Basketball+dfapFndG6M4l

LeBron memiliki catatan yang begitu mengesankan dalam All-Around Games di Beijing. Dengan tinggi mencapai 2.03 m, James berhasil mencatatkan hasil dengan rata-rata 15,5 PPG, 5,3 RPG, 3,8 APG dan 2,4 SPG. Tidak sampai di situ, Lebron atau yang biasa disapa King James kembali memberikan permainan impresif di London 2012, dengan 13,3 PPG, 5,6 RPG dan 5,6 APG.

Tim Duncan (Athena 2004)

ATHENS - AUGUST 26: Tim Duncan #13 of United States celebrates defeating Spain in the men's basketball quarterfinal game on August 26, 2004 during the Athens 2004 Summer Olympic Games at the Indoor Hall of the Olympic Sports Complex in Athens, Greece. USA won 102-94 to advance to the semifinals. (Photo by Ezra Shaw/Getty Images) *** Local Caption *** Tim Duncan

Olimpiade Athena pada tahun 2004 pastinya selalu menjadi memori yang kelam bagi Tim Nasional Basket Amerika. Tim yang dihuni oleh nama – nama besar seperti Allen Iverson, Dwayne Wade, LeBron James, serta Carmelo Anthony hanya mampu membawa pulang medali perunggu lantaran kalah di partai semifinal melawan Argentina.  Akan tetapi dalam ajang tersebut  Tim Duncan mampu bersinar dengan 12,9 point per game dan 9,1 rebound per game.

David Robinson (Atlanta 1996)

unduhan

Robinson telah memenangkan dua medali Olimpiade sebelum ia kembali dipanggil dalam Olimpiade 1996 di Atlanta. Robinson sebelumnya meraih medali emas di Barcelona 1992 dan perunggu di Seoul 1988. Akan tetapi di ajang yang sama di Atlanta tahun 1996, Robinson bersama Dream-Team versi kedua berhasil membawa pulang medali emas dan ia pun mendapatkan gelar top-score dengan rata-rata 12,8 point per game.

Shaquille O’Neal (Atlanta 1996)

22 Jul 1996: Center Shaquille O''Neal of the Dream Team backs into the post while being guarded by David Dias of Angola during the USA v Angola basketball game at Georgia Dome at the 1996 Centennial Olympic Games in Atlanta, Georgia.

Shaq memiliki beberapa momen indah di panggung internasional. Dalam Olimpiade 1996 di Atlanta Shaq meski mampu membawa pulang medali emas, pemain bertubuh besar dengan tinggi mecapai 216 m hanya mampu finish dengan rata-rata 9,3 PPGdan 5,3 RPG di kandang sendiri di Olimpiade 1996. Tapi 2 tahun sebelumnya ia memimpin Tim Amerika Serikat untuk naik ke podium utama dalam kejuaraan FIBA World Cup 1994 di Kanada dengan 18,0 PPG dan 8,5 RPG serta memenangkan gelar MVP.

Michael Jordan (Barcelona 1992)

11364703

Sebelumnya pada Olimpiade di Los Angeles 1984, Jordan berhasil membawa Amerika Serikat meraih medali emas dengan rata-rata 17 PPG.  Delapan tahun kemudian di Barcelona, Jordan kembali lagi membawa Amerika Serikat menjadi juara di ajang tersebut dengan rata-rata 14,9 PPG, 4,8 RPG dan yang begitu luar biasa Jordan membukukan  4,6 steal per game . Kemenangan tersebut sungguh berarti besar bagi Amerika karena pada tahun 1988 di Seoul, Amerika hanya berhasil finish di urutan ketiga setelah kalah di semifinal melawan Uni Soviet.

Magic Johnson (Barcelona 1992))

magic-johnson-running-the-point-1992-dream-team-converse

Ketika tahun 1992 ada hal yang unik yaitu ketika  ‘Dream Team of USA’ berkumpul menjadi satu untuk menghadapi Olimpiade di Barcelona. Pada kala itu Magic Johnson telah memutuskan untuk pensiun dari NBA. Akan tetapi mengejutkannya dia kembali untuk Olimpiade di Barcelona dan menorehkan raihan rata-rata 8,0 PPG dan 5,5 APG, dan Ia memimpin tim Basket Amerika dengan beberapa nama besar seperti Michael Jordan, Charles Barkley dan beberap legenda lainnya.

Charles Barkley (Barcelona 1992)

si-vault-charles-barkley-1992-olympics-dream-team-960

Dalam sebuah tim yang memiliki dua pencetak angka terbanyak dalam sejarah NBA yakni Karl Malone dan Michael Jordan serta legenda lain seperti Magic Johnson dan Larry Bird, Barkley mampu membuktikan bahwa dirinya layak untuk masuk kedalam tim basket Amerika pada Olimpiade Barcelona 1992. Barkley berhasil membawa pulang medali emas dan dinobatkan sebagai top-scorer dengan rata-rata 18 PPG. (TIM)

TINGGALKAN BALASAN