Teror Pemimpin Baru Taliban

Foto : Mawlawi Haibatullah Akhundzada (Sumber : parstoday.com)

Kabul, Semarak.news – Kematian pemimpin Taliban, Mullah Mohammed Akhtar Mansour, pada 22 Mei 2016 akibat serangan pesawat tanpa awak (drone) Amerika Serikat mendorong tampilnya Mawlawi Haibatullah Akhundzada sebagai pemimpin Taliban yang baru. Berdasarkan sumber terpercaya, pemimpin baru Taliban Afghanistan tersebut mengatakan kepada komandan dan dewan pimpinan Taliban bahwa tidak akan ada pembicaraan damai dengan pemerintah Afghanistan.

Mawlawi Haibatullah Akhundzada, pemimpin Taliban pengganti Mullah Akhtar Mohammed Mansour, akan mengikuti kebijakan militan pendiri Mullah Omar, yang tewas di Pakistan pada tahun 2013.
Menurut sumber, pengangkatan Akhundzada sebagai pemimpin Taliban akan mengembalikan era Mullah Mohammad Omar yang berdasarkan pada prinsip hidup sederhana, kesetiaan, dan teror terhadap musuh.

Sayed Mohammad Akbar Agha, salah satu pendiri Taliban yang tinggal di Kabul, mengatakan bahwa Akhundzada adalah sosok yang berpendidikan dan dihormati serta memiliki banyak pengalaman administrasi dan peradilan dari militer sehingga akan lebih mudah untuk berdamai dengannya daripada Mansour. Ia menambahkan bahwa Pemimpin Taliban baru dari suku Noorzai yang berumur 50 tahun tersebut adalah wakil Mullah Mansour dan mengambil bagian dalam memainkan peran negosiasi gencatan senjata dengan faksi pemberontak Taliban pada awal tahun ini.

Kehadiran kebijakan Mullah Omar akan berdampak besar mengingat terdapat keinginan untuk kembali pada kebijakan garis keras pendiri kelompok tersebut . Hal tersebut juga didukung keterlibatan anak Mullah Omar yaitu Mawlawi Mohammad Yaqoob sebagai wakil Akhunzada.

Menurut Rutig pengangkatan Akhundzada adalah pilihan yang tepat. “Ini adalah pilihan yang cerdas karena dia adalah seorang sarjana agama dari generasi pendiri Taliban, dan dekat dengan Mullah Omar,” kata Ruttig. “Karena itu ia mungkin dapat mengintegrasikan generasi muda menjadi lebih militan, Taliban mengerti bahwa mereka membutuhkan seorang pemimpin baru secepatnya, untuk mencegah apa yang mungkin tujuan dari pemerintah AS dan Afghanistan untuk membuat kekacauan kelompok Taliban.” (TM)

TINGGALKAN BALASAN